Pengertian Pasar Modal, Jenis dan Fungsinya

Pengertian Pasar Modal, Jenis dan Fungsinya

Pasar modal adalah sebuah tempat berlangsungnya jual beli antara perusahaan emiten dan investor. Lalu, apakah benar jika disebut bahwa pasar modal sama dengan bursa saham atau bursa efek? Mengetahui dan memahami maksud dari masing – masing hal tersebut tentu penting bagi siapa saja yang hendak berinteraksi di sana. Dengan adanya pemahaman akan keduanya, anda kemudian bisa memilih mana yang lebih tepat bagi anda.

Sederhananya, bursa efek yang ada di Indonesia hanyalah Bursa Efek Indonesia atau BEI. Sebelum menjadi BEI, dahulu ada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya yang beroperasi sendiri – sendiri. Kemudian keduanya bergabung dan menjadi satu – satunya pasar modal di Indonesia saat ini. Jadi, sangat wajar ketika banyak orang yang menyebut pasar modal dengan bursa efek. BEI itu sendiri beroperasi seperti berbagai pasar modal lainnya di dunia.

Pengertian Pasar Modal

pasar modal adalah

Setelah memahami perihal istilah bursa efek yang kerap digunakan untuk menyebut pasar modal, selanjutnya penting untuk memahami definisi pasar modal itu sendiri. Pasar yang satu ini adalah sebuah tempat bertemunya para perusahaan emiten dan para investor. Sisi perusahaan adalah mereka yang mencari modal untuk pengembangan usahanya. Sisi investor adalah mereka yang menawarkan modal bagi perusahaan – perusahaan di pasar tersebut.

Kedua pihak tentu menginginkan pihak lain yang cocok serta sesuai dengan kriterianya. Perusahaan yang membutuhkan modal tentu memiliki kriteria investor yang mereka cari. Di sisi lain, para investor juga memiliki kriteria perusahaan yang akan menjadi tempat menanamkan modalnya. Ketika terjadi persetujuan maka terjadilah jual beli modal di pasar modal. Kegiatan seperti ini di Indonesia diawasi secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Jenis Pasar Modal

Karena pasar modal adalah sebuah tempat jual beli, tentu ada jenis – jenis berbeda yang perlu untuk dipahami juga. Berdasarkan jenis transaksi dan efek – efek yang diperdagangkan, ada dua jenis pasar modal. Jenis pertama adalah pasar perdana yang menjadi tempat jual beli efek – efek serta surat berharga perusahaan untuk pertama kalinya di pasar tersebut. Maksudnya adalah bahwa yang diperdagangkan belum pernah terdaftar secara resmi di pasar tersebut.

Selanjutnya ada pasar sekunder. Tentu maksudnya adalah bahwa yang diperdagangkan adalah merupakan surat berharga dan efek – efek yang sudah terdaftar di pasar tersebut. Nah, efek itu sendiri maksudnya adalah surat berharga milih perusahaan yang bisa dibeli oleh siapa saja termasuk anda. Pembeli dari efek tersebut kemudian menjadi seorang investor di perusahaan pemilik efek tersebut. Seperti itulah modal bisa dibeli oleh perusahaan guna mengembangkan bisnisnya.

Fungsi Pasar Modal

Mengenai fungsi atau tujuan pasar modal sebetulnya sudah bisa dipahami juga dari definisinya. Pasar yang satu ini mempertemukan perusahaan yang membutuhkan modal dengan para calon investor yang ingin mengembangkan uangnya. Sebuah pasar modal yang ramai dan aktif tentu akan memberikan dampak positif pada perekonomian suatu negara dimana pasar tersebut berada. Saat ini, pasar modal terbesar adalah Bursa Efek New York yang disusul oleh Bursa Efek NASDAQ.

Bahasan ini mungkin tidak serta merta menjadi konsumsi semua pihak karena tidak semua orang memiliki kemampuan untuk membeli efek atau surat berharga di pasar modal. Namun, bukan tidak mungkin suatu saat nanti akan muncul kesempatan untuk berkecimpung di sana. Jadi, pasar modal adalah sebuah tempat yang bisa sangat bermanfaat bagi pihak – pihak yang terlibat di dalamnya yaitu perusahaan dan investor

Author

Kresna

Kresna memiliki arti bijaksana, situs investasikresna dibuat sesuai dengan namanya. Agar Anda bisa berinvestasi dengan bijaksana. Janganlah melakukan trading tanpa mengukur resiko. Tujuan kita berinvestasi adalah menghasilkan uang bukan untuk rugi.

To enable comments sign up for a Disqus account and enter your Disqus shortname in the Articulate node settings.